Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Subscribe to Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung feed
Updated: 1 hour 34 min ago

Noni Hidayat Hadirkan Senyum Anak Yatim Lewat Program One Day for Yatim Lazismu

Fri, 03/06/2026 - 22:27

PANGKALPINANG — Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar program sosial bertajuk “One Day for Yatim/Piatu” dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan sekaligus menyambut Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan ini diikuti 20 anak yatim dan piatu yang diajak menjalani berbagai aktivitas menyenangkan sepanjang hari. Program tersebut turut dihadiri Bunda PAUD Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, serta Ketua Lazismu Babel, Heru Kurniawan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan nonton bareng film Hoopers di BES Cinema Pangkalpinang. Anak-anak tampak antusias menikmati film yang diputar bersama.

Setelah itu, mereka diajak berbelanja pakaian Lebaran di BTC Pangkalpinang. Anak-anak diberi kesempatan memilih sendiri pakaian yang mereka sukai untuk dikenakan saat Hari Raya Idulfitri.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama di Masjid Kubah Timah Pangkalpinang, sebelum ditutup dengan makan malam bersama di Ayam Lunak Panglima.

Noni Hidayat Arsani mengapresiasi program yang digagas Lazismu Babel tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan piatu, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Ramadan adalah bulan penuh berkah dan kasih sayang. Melalui kegiatan seperti ini kita ingin menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan piatu, agar mereka juga merasakan kehangatan dan kegembiraan dalam menyambut Hari Raya Idulfitri,” ujar Noni.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak anak yang merasakan manfaatnya.

Sementara itu, Ketua Lazismu Babel, Heru Kurniawan, menjelaskan bahwa program One Day for Yatim/Piatu merupakan bagian dari komitmen Lazismu dalam menghadirkan program kemanusiaan, khususnya pada momentum Ramadan.

“Kami ingin memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak yatim dan piatu, mulai dari hiburan, berbelanja kebutuhan Lebaran, hingga berbuka puasa bersama. Harapannya, kebahagiaan ini dapat menjadi kenangan indah bagi mereka,” kata Heru.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut sehingga program berbagi kebahagiaan itu dapat berjalan dengan baik.

"Semoga nilai kepedulian, kebersamaan dan semangat berbagi di bulan suci Ramadan terus tumbuh di tengah masyarakat," tutupnya.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Imelda Fotografer: Imelda Editor: Yudhistira Kategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Noni Hidayat Sebut "PKK Mengaji" Komitmen PKK Babel Perkuat Ketahanan Spiritual Keluarga

Sun, 03/01/2026 - 18:46

PANGKALPINANG — Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Bangka Belitung (Babel), kembali menggelar kegiatan keagamaan Berbagi Kasih Bersama Bunda Noni (Berseri) dalam rangka ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah, yang dilaksanakan di Masjid Kubah Timah, Pangkalpinang, Minggu (1/3/2026).

Kegiatan keagamaan bertajuk "PKK Mengaji" yang terselenggara berkat kerja sama dengan Badan Amil Zakat (Baznas) tersebut, menghadirkan ustazah Riski Amelia sebagai penceramah, dan mengambil tema "Mempersiapkan Amal Terbaik untuk Bekal Pulang".

Dalam sambutannya, Ketua TP-PKK Babel Noni Hidayat Arsani menyebutkan, ceramah agama dan bakti sosial yang dilaksanakan melalui program “PKK Mengaji" merupakan salah satu bentuk nyata komitmen PKK dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui pembinaan mental, spiritual, sekaligus kepedulian sosial di tengah masyarakat.

"Kegiatan ini (PKK Mengaji) bukan sekadar rutinitas keagamaan, tetapi bagian dari strategi pembinaan keluarga yang terintegrasi dengan 10 Program Pokok PKK, khususnya pada aspek penghayatan dan pengamalan, gotong royong, pendidikan dan keterampilan, serta kesehatan," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, PKK menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun keluarga dengan penanaman religiusitas. Menurutnya, keluarga yang kuat secara spiritual akan lebih siap menghadapi tantangan sosial dan ekonomi.

"Semangat kebersamaan dan kepedulian yang tercermin dalam PKK Mengaji diharapkan terus tumbuh dan menjadi gerakan berkelanjutan demi terwujudnya masyarakat yang religius, harmonis, dan sejahtera," katanya.

Acara yang dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota PKK, serta masyarakat setempat tersebut diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan ceramah agama yang menekankan pentingnya peran keluarga sebagai pondasi utama dalam membangun karakter generasi yang berakhlak, berdaya, dan mandiri. 

Dalam tausiyahnya, penceramah mengajak seluruh peserta untuk menjadikan nilai-nilai keimanan sebagai landasan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, termasuk dalam mendukung program-program pemberdayaan keluarga.

Selain ceramah agama, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan bakti sosial berupa penyaluran bantuan kepada 64 orang penerima, yang terdiri dari 41 orang mustahik dari 4 kelurahan, 6 orang mustahik petugas kebersihan mobil pink, 3 orang mustahik disabilitas, 12 orang marbot dan petugas parkir Masjid Agung Kubah Timah.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Rangga Fotografer: Iyas ZiEditor: Imelda Kategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

TP PKK Babel Kunjungi LKSA Adh Dhuhaa, Salurkan Sembako dan Alat Sekolah

Sat, 02/28/2026 - 19:04

PANGKALPINANG — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melakukan kunjungan ke Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Adh Dhuhaa Pangkalpinang, Sabtu (28/2/2026).

Ketua TP PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Berbagi Kasih Bersama Bunda Noni (Berseri), sekaligus agenda TP PKK Babel selama Bulan Suci Ramadan.

“Alhamdulillah di hari ke-10 Bulan Ramadan ini, kami bisa mengunjungi Panti Asuhan Adh Dhuhaa. Kunjungan ini merupakan salah satu agenda TP PKK Babel dengan tema Ramadan dan Visi Pendidikan Keluarga,” ujar Noni dalam sambutannya.

Selain bersilaturahmi, kata Noni, kegiatan juga diisi dengan tausiah keagamaan, penyaluran santunan, serta penyerahan bantuan berupa paket sembako dan perlengkapan sekolah bagi anak-anak LKSA Adh Dhuhaa.

“Nanti ada penyaluran sembako dan alat sekolah dari TP PKK, BKOW dan Jalasenastri Babel. Selain itu, ada juga tausiah yang akan disampaikan oleh ustaz," ungkapnya.

"Mari bersama-sama kita dengarkan tausiah yang sebentar lagi akan disampaikan. Semoga ilmu yang kita dapatkan di siang hari ini, bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ajaknya.

Tausiah disampaikan oleh Ustaz Arbi dari Pondok Pesantren Daarul Mahabbah Pangkalpinang. Dalam tausiahnya, Ustaz Arbi mengajak anak-anak LKSA Adh Dhuhaa Pangkalpinang untuk terus istiqomah dalam menjalankan ibadah puasa.

“Tetaplah istikamah dalam menjalankan puasa. Niatkan puasa untuk menahan dan mengendalikan diri. Bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan hawa nafsu. Hawa nafsu itu tidak bisa dihilangkan, tetapi harus dikendalikan,” ujar Ustaz Arbi.

Ustaz Arbi juga mengajak anak-anak LKSA Adh Dhuhaa Pangkalpinang, untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.

“Mari jadikan Bulan Suci Ramadan ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri, memperbanyak dan meningkatkan amal ibadah, serta terus berbuat kebaikan,” tutupnya.

Usai mendengarkan tausiah, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan santunan dari Ketua TP PKK Babel Noni Hidayat Arsani, serta penyaluran sembako dan alat sekolah dari TP PKK, BKOW dan Jalasenastri kepada anak-anak LKSA Adh Dhuhaa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Jalasenastri Babel, Funky Yulindo, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Babel, Sri Hidayati Fery Afriyanto, serta para pengurus TP PKK Babel BKOW dan Jalasenastri Babel.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Yudhistira Fotografer: Jo FandiEditor: Imelda Kategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

BKOW Babel Salurkan Paket Sembako hingga Luncurkan Mars Ciptaan Noni Hidayat

Sat, 02/28/2026 - 10:53

PANGKALPINANG – Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menunjukkan komitmennya dalam menebar kebaikan di bulan suci Ramadan. Bersama 26 organisasi wanita anggotanya, BKOW Babel menggelar bakti sosial (baksos) berupa penyaluran 180 paket sembako kepada kaum dhuafa, anak yatim, penyandang disabilitas, serta keluarga kurang mampu.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur Babel, Jumat (27/2/2026) siang tersebut, tak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga momentum bersejarah dengan diluncurkannya Mars BKOW Babel yang diciptakan langsung oleh Ketua BKOW Babel, Noni Hidayat Arsani bersama Hasuna.

Ketua BKOW Babel, Noni Hidayat Arsani, menyampaikan bahwa Ramadan merupakan bulan pendidikan jiwa yang mengajarkan kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian sosial.

“Di bulan yang penuh rahmat ini, kita diajak untuk tidak hanya meningkatkan ibadah secara pribadi, tetapi juga memperkuat tanggung jawab sosial kepada sesama,” ungkapnya.

Mengusung tema “Harmoni Ramadan Melalui Bakti Sosial BKOW Babel: Kolaborasi, Kepedulian, dan Keberkahan”, kegiatan ini, kata dia, menjadi simbol semangat persatuan dan kebersamaan organisasi wanita di Babel.

Menurut Noni, bantuan yang diberikan mungkin tidak sepenuhnya menghapus kesulitan para penerima, namun diharapkan dapat meringankan beban dan menghadirkan kebahagiaan di bulan penuh berkah.

“Kami berharap kekompakan seperti ini terus terjaga. Mari kita pupuk kebersamaan dan menjauhkan hal-hal yang dapat memicu perpecahan. Semoga setiap bantuan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi kita semua,” harap Noni.

Tak lupa, Noni mengapresiasi para donatur yang secara rutin menyalurkan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ziswaf) melalui BKOW Babel, serta seluruh panitia dan anggota organisasi wanita yang telah berpartisipasi aktif menyukseskan kegiatan tersebut.

Tak lupa, penghargaan khusus diberikan kepada ibu-ibu paduan suara yang turut menorehkan sejarah dengan mempersembahkan Mars BKOW Babel sebagai identitas dan penyemangat persatuan organisasi perempuan di daerah itu.

Sementara itu, Ketua Panitia Baksos Ramadan BKOW Babel, Sri Hidayati Fery Afrianto menjelaskan, kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial organisasi terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“Jumlah paket sembako yang kami salurkan hari ini sebanyak 180 paket, yang merupakan hasil kolaborasi dan kontribusi dari 26 organisasi wanita anggota BKOW. Ini adalah bukti bahwa ketika kita bersatu, kepedulian bisa diwujudkan secara nyata dan berdampak luas,” jelas Hasuna.

Ia menegaskan, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan, tetapi juga memperkuat sinergi antarorganisasi perempuan di Babel. “Kami ingin kegiatan ini menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan. Ramadan menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah, memperkuat solidaritas sosial, dan menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat,” tambahnya.

Penerima manfaat berasal dari masyarakat yang berhak menerima, termasuk kaum dhuafa, anak yatim, penyandang disabilitas, serta keluarga kurang mampu.

Selain itu, bantuan juga akan disalurkan ke sejumlah panti asuhan di wilayah Kota Pangkalpinang, dengan kunjungan lanjutan oleh perwakilan panitia pada Minggu mendatang.

Pihaknya berharap kegiatan serupa tidak berhenti sampai di sini, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan dalam membangun masyarakat Babel yang lebih peduli, rukun, dan sejahtera.

“Momentum Ramadan mengingatkan kita bahwa kebahagiaan sejati bukan hanya pada apa yang kita miliki, tetapi pada apa yang kita bagikan. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan menjadi ladang amal jariyah bagi seluruh donatur dan panitia yang terlibat,” tutup Sri.

 

Sumber: Dinas KominfoPenulis: ImeldaFotografer: ZiEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Ketua TP PKK Babel Noni Hidayat Sebut Ramadan Momentum Perkuat Sinergi dan Kepedulian Sosial

Sat, 02/28/2026 - 02:41

PANGKALPINANG - Kehadiran Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, menjadi momen penuh makna dalam kegiatan Silaturahmi Pemerintah Provinsi Kepulauan (Pemprov) Babel dan Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang di Rumah Residen, Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang, Jumat (27/2/2026) sore.

Mendampingi Gubernur Babel, Hidayat Arsani, Ketua TP PKK Babel Noni Hidayat Arsani tampak menyapa tamu undangan dan masyarakat yang hadir.

Ia disambut langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin beserta Ketua TP PKK Pangkalpinang Susanti Saparudin dan Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna bersama jajaran Pemkot Pangkalpinang.

Dalam suasana Ramadan 1447 H/2026 M yang penuh keberkahan, Ketua TP PKK Babel menegaskan bahwa silaturahmi antar pemerintah daerah memiliki makna yang lebih dari sekadar pertemuan formal.

Noni menyebutkan bahwa momentum bulan suci menjadi ruang strategis untuk mempererat sinergi, memperkuat komunikasi, dan membangun kebersamaan dalam melayani masyarakat.

Menurutnya, pertemuan yang dibalut nilai-nilai religius tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wadah untuk menyatukan visi dan menyelaraskan program lintas sektor demi pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan.

“Silaturahmi ini bukan hanya rutinitas. Di bulan Ramadan, kita diingatkan untuk memperkuat kebersamaan dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Noni.

Ia juga menekankan bahwa Ramadan menghadirkan semangat introspeksi dan kepedulian sosial. Hal itu tercermin dalam pemberian santunan kepada anak yatim piatu serta santunan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.

Bagi Noni, kepedulian sosial adalah nilai utama yang harus terus dirawat, terlebih oleh organisasi PKK yang selama ini berperan langsung menyentuh keluarga dan masyarakat di tingkat akar rumput.

Noni berharap kebersamaan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota semakin solid, sehingga program-program yang menyentuh kesejahteraan keluarga dapat berjalan lebih optimal.

Sementara itu, Gubernur Hidayat Arsani mengingatkan bahwa Ramadan adalah bulan yang baik untuk saling menghargai dan menghormati. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menambah keimanan seluruh yang hadir.

“Ini bulan yang baik. Mari kita saling menghargai, saling menghormati, di bulan puasa ini" ungkapnya.

Selain pemberian santunan kepada anak yatim piatu serta santunan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan, kegiatan ini juga diisi dengan ceramah agama oleh Muhammad Kurnia, LC.

Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan bahwa ibadah di bulan Ramadan bukan hanya sekadar puasa atau salat semata, melainkan seluruh amal kebaikan yang dilakukan akan bernilai ibadah dan pahalanya dilipatgandakan oleh Allah SWT.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Kota Pangkalpinang, kepala perangkat daerah, serta pimpinan instansi vertikal, memperkuat semangat kolaborasi di bulan suci Ramadan.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: LulusFotografer: ZiEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Pemprov Babel Raih Opini Kualitas Pelayanan "Baik" dari Ombudsman

Wed, 02/25/2026 - 13:55

PANGKALPINANG — Lagi, ukiran membanggakan diperoleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel), terutama dalam hal pelayanan publik. Dimana untuk tahun 2025, Pemprov Babel dibawah kepemimpinan Gubernur Hidayat Arsani meraih Opini kategori Kualitas Pelayanan "Baik" dari Ombudsman RI Perwakilan Babel.

Piagam penghargaan yang diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Babel, KGS. Chris Fither, Rabu (25/2/2026) di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Babel itu, diterima Gubernur Hidayat yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Andri Nurtito.

Gubernur Hidayat Arsani melalui sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Andri Nurtito, mengucapkan terima kasih kepada Ombudsman Babel atas penilaian tersebut.

Disampaikan, pelayanan publik merupakan wajah kehadiran negara di tengah masyarakat. Menurutnya, kualitas pelayanan tidak hanya diukur dari kelengkapan administrasi, tetapi dari rasa keadilan, kecepatan, transparansi, responsivitas, serta bebas dari praktik maladministrasi.

“Pelayanan publik adalah wajah kehadiran negara di tengah masyarakat melalui pelayanan prima,” ujarnya.

Perubahan pendekatan Ombudsman pada 2025 dari sekadar penilaian kepatuhan menuju penilaian maladministrasi secara lebih mendasar merupakan langkah strategis.

Metode penilaian, dijelaskannya, mencakup dimensi input, proses, output, pengelolaan pengaduan hingga tingkat kepercayaan masyarakat akan memberikan gambaran yang lebih utuh terhadap kualitas layanan pemerintah.

Bagi Pemprov Babel, kata Gubernur, opini Ombudsman bukan hanya hasil evaluasi, melainkan cermin untuk melakukan refleksi dan perbaikan.

Gubernur mengingatkan, kepada seluruh perangkat daerah agar hasil penilaian dijadikan dasar penyusunan langkah perbaikan yang nyata dan terukur.

Ia meminta setiap rekomendasi ditindaklanjuti secara serius dan bertanggung jawab. “Jadikan hasil ini sebagai cambuk, bukan beban. Nilai rendah adalah sinyal bahwa sistem kita perlu segera dibenahi sebelum kepercayaan publik hilang,” pesan Gubernur Hidayat.

Sinergi antara pemerintah daerah dan Ombudsman, Gubernur menilai, sangat penting dalam membangun sistem pencegahan maladministrasi. Pengawasan yang bersifat preventif, lanjutnya, harus dipandang sebagai mitra strategis, bukan ancaman.

Pemerintah daerah, kata dia, menargetkan pelayanan publik yang tidak hanya patuh secara administratif, tetapi juga berintegritas dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Perwakilan Ombudsman RI Babel, KGS. Chris Fither, menjelaskan, Ombudsman berfungsi mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik oleh penyelenggara negara dan pemerintahan, baik pusat maupun daerah, sesuai Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman Republik Indonesia.

Penilaian tahun 2025, dikatakannya, mengacu pada Peraturan Ombudsman Nomor 61 Tahun 2025 tentang Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik.

Indikatornya, sambung dia, meliputi kompetensi pelaksana, perilaku pelayanan, kepatuhan terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dan Laporan Hasil Analisis (LHA), serta kepercayaan masyarakat.

Menurut Chris, kompetensi menilai konsistensi serta kemampuan pelaksana merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat waktu.

Sementara nilai perilaku mengukur keterbukaan informasi dan tingkat kepercayaan publik terhadap penyelenggara layanan. Ia menambahkan, penilaian juga melihat sejauh mana instansi menindaklanjuti rekomendasi Ombudsman.

Tujuan utama penilaian tersebut, lanjutnya, adalah mendorong perbaikan berkelanjutan dan memastikan penyelenggara layanan bersikap proaktif serta bertanggung jawab dalam menyelesaikan persoalan maladministrasi.

Secara nasional, lokus penilaian mencakup 38 provinsi, 56 kota, dan 170 kabupaten. Di Bangka Belitung, penilaian difokuskan pada Pemprov Babel, Pemerintah Kota Pangkalpinang, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, dan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur.

Dari hasil penilaian, seluruh Pemrov Babel berada pada kategori kualitas pelayanan Baik. Proses pelayanan dinilai sudah kuat dan stabil, sementara faktor pembeda utama antar daerah terletak pada pengelolaan pengaduan dan tingkat kepercayaan masyarakat.

Ombudsman menilai tantangan ke depan bukan lagi sekadar kepatuhan administratif, tetapi penguatan budaya integritas dan sistem respons pengaduan.

Adapun nilai akhir yang diperoleh masing-masing daerah, yakni Pemprov Babel meraih nilai 82,65; Pemkab Bangka Tengah 86,01; Pemkab Belitung Timur 83,52; dan Kota Pangkalpinang 85,04, seluruhnya masuk kategori kualitas pelayanan baik.

Selain kepada Pemprov Babel, Opini Ombudsman RI juga diserahkan kepada Pemkab Bangka Tengah, Pemkab Belitung Timur, dan Pemkot Pangkalpinang.

Kegiatan penyerahan opini tersebut, turut dihadiri sejumlah Kepala Perngkat Daerah di lingkup Pemprov Babel, Sekda Bangka Tengah, Sekda Belitung Timur, Asisten Setda Pemkot Pangkalpinang, dan unsur terkait lainnya.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: LulusFotografer: LulusEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Buka Rakerda, Noni Hidayat Berharap BKOW Miliki Perspektif Internasional

Fri, 02/13/2026 - 22:59

PANGKALPINANG — Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Noni Hidayat Arsani, membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) BKOW Babel, di Gedung Mahligai, Rumah Dinas Gubernur Babel, Jumat (13/2/2026).

Dalam sambutannya, Noni Hidayat menyampaikan pesan khusus kepada seluruh pengurus dan anggota BKOW Babel, untuk dapat bersama bahu-membahu dalam menyusun setiap program dan langkah kerja yang berorientasi pada kebermanfaatan kepada masyarakat luas.

"Kita kembangkan lagi BKOW dan organisasi yang sudah terlibat di dalamnya. Kita sama-sama bekerja sama menghimpun apa yang bermanfaat untuk masyarakat," ujarnya.

Ia berharap BKOW Babel terus mengembangkan visi organisasi yang bukan hanya berorientasi pada praktik lokal, tetapi juga memiliki perspektif internasional.

Untuk itu, integrasi antara wawasan global, dan kearifan lokal menurutnya, akan menjadi kekuatan strategis dalam menghadirkan inovasi yang relevan dan berkelanjutan.

"Pelaksanaan program harus dilaksanakan secara matang, berbasis data, serta dilengkapi dengan sistem monitoring dan evaluasi yang akurat pada setiap langkah yang diambil," katanya.

Selain menyusun program yang berorientasi pada kebermanfaatan, serta pengembangan visi yang lebih besar, ia menegaskan perlunya penguatan sinergi, peningkatan sinergi lintas sektor, serta mendukung kolaborasi yang lebih solid.

"Perempuan adalah unsur motor penggerak pembangunan. Oleh karena itu, perlu inovasi dan kreativitas dalam merancang program kerja yang adaptif terhadap kebutuhan zaman. Hanya dengan kebersamaan, komitmen, dan semangat gotong royong dapat membawa BKOW menjadi organisasi profesional," ujarnya.

Noni Hidayat yang juga Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) juga menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel, yang di bawah kepemimpinan Hidayat Arsani sebagai Gubernur, menunjukkan dukungan terhadap BKOW, serta organisasi keperempuanan lainnya.

"Saya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi, serta mitra yang sudah memberikan dukungan nyata terhadap berbagai kegiatan BKOW. Kepada seluruh pengurus, terima kasih atas dedikasi, komitmen, dan kerja keras dalam menjalanlan amanah organisasi," pungkasnya.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: RanggaFotografer: Jo Fandi/RoyanEditor: ImeldaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Wakili Gubernur Hidayat, Pj Sekda Fery Antar Langsung Santunan ASN Peduli Babel ke Keluarga Almarhum Sigit

Fri, 02/13/2026 - 21:21

PANGKALPINANG – Gerakan kemanusian khususnya terhadap pegawai di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang terkena musibah terus bergulir.

Terbaru, santunan Pemprov Babel melalui Aparatur Sipil Negara (ASN) Peduli Babel menyasar keluarga almarhum Sigit, PPPK yang bertugas di Kantor Dinas PUPR Provinsi Babel.

Mewakili Gubernur Babel, Hidayat Arsani Penjabat (Pj) Sekda Babel, Fery Afriyanto, mengantarkan langsung uang santunan hasil donasi dari pegawai ASN Pemprov Babel senilai Rp2.250.000 yang dihimpun lebih kurang satu minggu tersebut, ke keluarga almarhum Sigit, yang diterima Yanti Kakak kandung almarhum Sigit.

Dihadapan saudara kandung almarhum Sigit, Pj Sekda Fery menyampai duka cita mendalam atas kepergian almarhum Sigit.

“Atas nama Pemprov Babel, ASN Peduli Babel, kami turut berbela sungkawa. Semoga kesalahan, kekhilfan almarhum Sigit diampuni Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, dan semua amal ibadah dapat diterima-Nya,” ucap Pj Sekda didampingi sejumlah Pegawai yang tergabung dalam ASN Peduli Babel.

Selain itu, Fery pun mengungkapkan, sumbangan yang diberikan ke keluarga almarhum Sigit ini Adalah hasil donasi dari rekan-rekan ASN Peduli Babel, yang tiada henti memberikan kepedulian kepada para pegawai yang terkena musibah, diantaranya Ketika meninggal dunia.

Semoga, harap Pj Sekda, apa yang diberikan ASN Peduli Babel yang nilainya tak seberapa ini, dapat bermanfaat, dan sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

Yanti, saudara tua kandung almarhum Sigit tak sanggup menahan sedih, hingga sempat meneteskan air mata saat menerima santunan ASN Peduli Babel yang diantar dan diserahkan langsung oleh Pj Sekda Fery.

“Terima kasih Pak Pj Sekda, ASN Peduli Babel, yang telah peduli dan memberikan bantuannya untuk almarhum adik kami. Uang ini akan kami pergunakan untuk keperluan seperti mendoakan almarhum,” tutur Yanti.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Tim IKP Diskominfo BabelFotografer: Tim IKP Diskominfo BabelEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Rapat Kinerja Timdu P4GN Babel, Brigjen Pol Eko Apresiasi Semangat Gubernur Hidayat untuk Berantas Narkoba

Fri, 02/13/2026 - 06:35

PANGKALPINANG  – Kali pertama di awal tahun 2026, rapat kinerja (Rakir) tim terpadu (Timdu) Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) digelar.

Pelaksanaan Rakir Timdu P4GN yang diketuai langsung oleh Gubernur sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 12 tahun 2019 tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor Badan Kesbangpol Babel, Kamis (13/2/2026) petang.

Rakir di pimpin Sekretaris yang juga merangkap Ketua Plh Timdu P4GN, sekaligus saat ini menjabat Plh Kepala Badan Kesbangpol Eko Sentosa, dihadiri Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Babel Brigjen Pol. Eko Kristanto, perwakilan Ditreskrim Narkoba Polda Babel, Korem 0413 Gaya, dan Perangkat Daerah di Lingkup Pemprov Babel.

Plh Kepala Badan Kesbangpol, Eko Sentosa mewakili Gubernur Babel Hidayat Arsani mengucapkan terima kasih atas koborasi BNN Babel, Ditreskrim Narkoba, Korem, dan Perangkat Daerah di Lingkungan Pemprov Babel yang tergabung dalam Timdu P4GN selama ini.

Persoalan narkoba, dikatakannya, sudah menjadi masalah nasional. Tentunya, untuk di Babel, perlu dukungan semua pihak, termasuk di perangkat daerah Pemprov Babel, sehingga persoalan dapat menjadi perhatian bersama.

Diyah, Kabid di Badan Kesbangpol yang juga hadir dalam kesempatan tersebut  menyampaikan, untuk mendukung pelaksanaan P4GN di Babel, saat ini, dari seluruh Kabupaten/Kota di Babel, tinggal Bangka Tengah dan Belitung Timur yang masih belum memiliki Peraturan Bupati berkenaan dengan P4GN.

Untuk itu, kepada dua Kabupaten tersebut, diharapkan agar segera merealisasikan regulasi berupa Perbup P4GN.

“Kami juga mengajak Bupati/Wali Kota se-Babel untuk membantu merencanakan, menganggarkan berkenaan dengan P4GN di wilayahnya masing-masing,” kata Diyah.   

Diwaktu bersamaan, Diyah memaparkan sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Timdu P4GN Provinsi Babel tahun sebelumnya, diantaranya pelaksanaan tes urine terhadap ASN, Deklarasi Anti Narkoba, Sosialisasi P4GN ke sekolah dan unsur terkait lain, dan proses pembentukan Satgas P4GN.

Timdu P4GN, ditambahkan Diyah, juga akan bersurat ke seluruh perangkat daerah Pemprov Babel agar bisa melakukan inovasi P4GN.

Sementara, Kepala BNN Babel Brigjen Pol. Eko Kristanto yang juga selaku Wakil Ketua II Timdu P4GN Babel mengapresiasi semangat Gubernur Babel Hidayat Arsani untuk memberantas narkoba di Babel.

“Semangat Pak Gubernur Hidayat sangat luar biasa untuk memberantas narkoba di Babel. Salah satu wujud riilnya, saya sudah mendampingi Pak Gubernur bertemu Kepala BNN RI di Jakarta belum lama ini,” ujar Brigjen Pol Eko.

Bahkan, lanjut Eko Kristanto, Gubernur Hidayat juga mendukung bahkan memerintahkan segera dibangun tempat rehabilitasi pengguna narkoba di Babel, yang keberadaannya di bawah BNN Babel. “Sebab, kondisi Babel di bawah sudah sangat miris soal narkoba ini,” ucapnya.

Berdasarkan data, dijelaskan Brigjen Pol. Eko, angka prevalensi di Babel untuk narkoba mencapai angka 24.038 atau 1,68 persen dari jumlah penduduk Babel sebanyak 1.430.866 jiwa.

Oleh karenanya, Brigjen Eko berharap melalui Timdu P4GN Babel ini, mampu membuat arti, bersinergi, berkolaborasi, bergerak melalui kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Hal itu, ditegaskan Brigjen Eko, perlu dorongan juga dari Timdu P4GN Kabupaten/Kota yang ada di Babel.  

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Tim IKP Diskominfo BabelFotografer: Tim IKP Diskominfo BabelEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Pemprov Babel Gelar FGD Perubahan Indikator IDI

Wed, 02/11/2026 - 15:17

PANGKALPINANG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kebangpol) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) terkait perubahan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Babel Tahun 2026.

Pertemuan berlangsung di Ruang Tanjung Pendam Kantor Gubernur, Rabu (11/2/2026) pagi tersebut, menghadirkan berbagai pihak terkait.

Gubernur Babel, Hidayat Arsani diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Agus Suryadi saat membuka kegiatan mengatakan, IDI merupakan Indikator Utama Pembangunan (IUP) yang termuat dalam RPJPN dan RPJMN ,serta telah diselaraskan pada RPJPD. 

IDI menjadi Indikator Kinerja Utama (IKU) Gubernur seluruh Indonesia, sehingga pencapaian nilai IDI menjadi salah satu tolak ukur utama keberhasilan Kepala Daerah dalam mewujudkan pembangunan politik demokratis.

"Penyusunan IDI sudah dilakukan selama 15 tahun, namun ditemukan beberapa indikator yang sudah tidak relevan dan perlu diperbaiki, sehingga sejak tahun lalu dilakukan kajian ulang untuk merevisi metode penghitungan IDI agar menghasilkan indikator IDI yang lebih relevan dengan kondisi saat ini, menindaklanjuti dari Bappenas," ujarnya.

Menurutnya, dalam metode baru ini dilakukan pemangkasan tahapan perhitungan, kondisi sebelumnya IDI dihitung melalui 4 tahap diantaranya koding koran, koding dokumen, FGD dan wawancara. 

Sementara metode baru hanya sampai tahapan FGD saja. Di sisi lain jumlah variabel juga dikurangi, pada metode sebelumnya IDI dihitung dari 3 aspek 11 variabel dan 28 indikator, sedangkan metode baru IDI dihitung hanya 3 aspek dan 22 indikator.

"Metode baru sumber data penyusunan IDI dikumpulkan melalui 4 cara yaitu: analisis surat kabar, dokumen kebijakan publik, pemanfaatan big data melalui pengumpulan berita dari 7 portal berita online, penambahan informasi melalui FGD. Dalam perhitungan angka IDI tahun 2024 Babel masuk peringkat 10 besar dari 34 provinsi se-Indonesia,” paparnya.

FGD, disebutkannya, memiliki sejumlah tujuan, yakni untuk mendapatkan informasi tentang pendapat dan penilaian (verifikasi, konfirmasi, diskonfirmasi) atas data - data kuantitatif dengan indikator - indikator IDI yang telah dikumpulkan melalui review media dan dokumen. 

Selanjutnya, melakukan eksplorasi dan memberikan konteks atas kasus atau informasi yang telah dikumpulkan melalui review media dan dokumen, menggali informasi (data kualitatif) berkaitan dengan indikator - indikator IDI yang belum didapatkan melalui review media dan review dokumen.

Terakhir, lanjut dia, sosialisasi indikator - indikator yang digunakan dalam IDI yang angkanya sudah dihasilkan kementerian/lembaga.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Hasan AMFotografer: LulusEditor: Imelda Kategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Gebrakan Si Emak Dimulai, Noni Hidayat Arsani Ajak Kader TP-PKK se-Babel Terapkan Pola Hidup Sehat

Wed, 02/11/2026 - 13:37

PANGKALPINANG — Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) bersama Tim Pembina Posyandu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mulai mengimplementasikan inovasi Gerakan Pemberdayaan Perempuan, Peduli Lingkungan, Pendidikan, Sosial, Ekonomi, Kesehatan, dan Perlindungan Terhadap Anak (Gebrakan Si Emak).

Implementasi awal inovasi tersebut ditandai dengan kegiatan senam bersama yang digelar di lapangan depan Ruang Nata Praja BKPSDMD Babel, Rabu (11/2/2026).

Ketua TP-PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian acara Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) TP-PKK Babel Tahun 2026, sekaligus pelaksanaan program Bergerak Aktif Bersama Bunda Noni (Berani), yang merupakan bagian dari inovasi Gebrakan Si Emak.

Menurut Noni, program Berani dirancang sebagai langkah konkret untuk menanamkan budaya hidup sehat melalui aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.

“Ini merupakan langkah awal implementasi Gebrakan Si Emak. Melalui program Berani, kami mendorong penerapan pola hidup sehat yang dimulai dari kader PKK dan Posyandu,” ujar Noni.

Noni mengatakan, kader PKK dan Posyandu memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan.

“Kebiasaan positif ini harus dimulai dari para kader, agar dapat menjadi contoh dan ditularkan ke lingkungan masyarakat yang lebih luas,” katanya.

Noni berharap, kegiatan serupa dapat diimplementasikan secara berkelanjutan hingga ke PKK tingkat kabupaten dan kota, dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

“Dari langkah sederhana seperti ini, kami optimistis budaya hidup sehat dapat tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat Bangka Belitung,” pungkasnya.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Yudhistira Fotografer: Iyas ZiEditor: Rangga Kategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Rakorda TP-PKK se-Babel, Momentum Selaraskan Langkah untuk Majukan Pembangunan Daerah dan Wujudkan Asta Cita

Tue, 02/10/2026 - 18:36

PANGKALPINANG — Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tingkat Provinsi tahun 2026, di Gedung Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Babel, Selasa (10/2/2026).

Rapat bertajuk "Wujudkan Keluarga Berdaya dan Sejahtera untuk Mendukung Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045" itu, dibuka langsung oleh Gubernur Babel, Hidayat Arsani, yang diwakili Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda), Fery Afriyanto.

Ketua TP-PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, dalam sambutannya mengemukakan, rapat tersebut merupakan momentum krusial bagi TP-PKK se-Babel, untuk menyelaraskan langkah dengan hasil Rakernas X PKK, yakni penguatan ketahanan keluarga dan pembangunan sumber daya manusia yang unggul sesuai visi besar Indonesia Emas 2045.

"Kepada seluruh TP-PKK Kabupaten/Kota se-Babel, mari rapatkan barisan, bergerak bersama dalam melaksanakan sepuluh program pokok PKK untuk memberdayakan dan menyejahterakan masyarakat, serta mewujudkan Asta Cita," seru Noni.

Agar program besar tersebut berjalan baik, Noni mengimbau seluruh kader melakukan integrasi dan harmonisasi program PKK ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah. Selain itu, kata Noni, perlu diadakan juga penguatan kelembagaan melalui pelatihan berbasis kompetensi dan regenerasi yang berkesinambungan.

"Mari lakukan kemitraan multi pihak, revitalisasi praktik yang baik dan inovasi. Lakukan juga pendekatan inklusif dan responsif, serta monitoring dan evaluasi yang akurat, demi menjamin partisipasi kelompok rentan secara setara dan bermartabat," ajaknya.

Dalam kesempatan itu, Noni juga menegaskan kehadiran TP-PKK dalam menyukseskan setiap program yang dijalankan Pemerintah Daerah di semua tingkatan.

Lebih lanjut, Noni menerangkan, saat ini pihaknya telah telah menyusun inovasi, yakni Gerakan Pemberdayaan Perempuan, Peduli Lingkungan, Pendidikan, Sosial, Ekonomi, Kesehatan dan Perlindungan Terhadap Anak (Gebrakan Si Emak).

"Salah satu program yang ada di inovasi Gebrakan Si Emak ini, adalah Bergerak Aktif Bersama Bunda Noni (Berani)," jelasnya.

Menutup pernyataannya, Noni mengungkapkan bahwa Program Berani akan dilombakan secara virtual, sebagai wujud apresiasi dan penghargaan pada puncak Hari Kesatuan Gerak PKK, yang akan dilaksanakan di Kabupaten Belitung.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Rangga Fotografer: Iyas ZiEditor: Yudhistira Kategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Festival Perang Ketupat Tempilang 2026 Meriah, Pemprov Babel Tegaskan Komitmen Pelestarian Budaya

Mon, 02/09/2026 - 05:58

BANGKA BARAT — Festival Perang Ketupat Tempilang 2026 kembali digelar pada Minggu (8/2/2026) di Pantai Pasir Kuning, Desa Air Lintang, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Tradisi adat tahunan masyarakat pesisir itu dibuka oleh Gubernur Babel, Hidayat Arsani diwakili oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, dan Kepemudaan Olahraga (Disparbudkepora) Provinsi Babel, Widya Kemala Sari.

Kegiatan yang sejak 2024 telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda tersebut, berlangsung khidmat sekaligus meriah. Dihadiri oleh unsur Forkopimda Provinsi Babel dan Kabupaten Bangka Barat, Bupati Bangka Barat, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat.

Gubernur dalam sambutannya, disampaikan Kepala Disparbudkepora Widya, menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel mendukung penuh sekaligus berkomitmen terhadap pelestarian budaya, dalam hal ini Festival Perang Ketupat Tempilang sebagai agenda budaya tahunan masyarakat Tempilang.

Ia menjelaskan, dukungan tersebut diwujudkan melalui bantuan anggaran meskipun dilakukan penyesuaian akibat efisiensi.

“Pemprov Babel telah memberikan dukungan anggaran sebesar 20 juta rupiah untuk kegiatan ini, dari rencana awal 50 juta rupiah, karena adanya efisiensi anggaran,” ujarnya.

Selain itu, Widya juga mengungkapkan rencana pembentukan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada tahun 2026 ini. 

Urusan pelestarian budaya di Babel selama ini, kata Widya, masih berada di bawah BPK Provinsi Jambi.

"Keberadaan BPK ini, diharapkan dapat mempercepat dan mempermudah proses pelestarian, pencatatan, hingga pengembangan kebudayaan daerah, serta semakin mudah dan lebih dekat dengan masyarakat,” ungkap Widya.

Diharapkannya, tradisi Perang Ketupat terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda agar tetap lestari, serta menjadi daya tarik wisata budaya daerah.

Festival Perang Ketupat sendiri dilaksanakan setiap tahun pada bulan Ruah atau Syaban, menjelang Ramadan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan tari tradisional dan doa bersama, kemudian puncaknya adalah prosesi perang ketupat sebagai simbol tolak bala dan ungkapan rasa syukur masyarakat Desa Tempilang.

Tradisi ditutup dengan ritual Nganyot Perae atau menghanyutkan perahu ke laut sebagai simbol pelepasan segala marabahaya serta harapan keselamatan dan keberkahan bagi masyarakat pesisir.

Pantauan Publikasi Diskominfo Babel di lapangan, terlihat antusias ribuan pasang mata menyaksikan pelaksanaan Festival Perang Ketupat Tempilang 2026 mulai awal hingga akhir kegiatan tersebut.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: LulusFotografer: Iyas ZiEditor: Royan Kategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Empati dan Kebersamaan Berlanjut, Pj Sekda Fery Serahkan Tali Asih ASN Peduli Babel ke Istri Alm. Raju

Thu, 02/05/2026 - 11:06

BANGKA TENGAH – Rasa empati dan kebersamaan terhadap Pegawai di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) maupun keluarganya kembali dilanjutkan oleh Tim Aparatur Sipil Negara (ASN) Peduli Babel.

Melalui Koordinasi Penjabat (Pj) Sekda Babel, Fery Afriyanto, mewakili Gubernur Babel, Hidayat Arsani, ASN Babel Peduli kembali membuka donasi untuk keluarga atau ahli waris almarhum Raju Hendra Marista, Pegawai PPPK yang semasa hidup bertugas di Dinas Pertanian Babel yang wafat pada Jumat, 23 Januari 2026 lalu.

Dari pembukaan donasi dalam beberapa hari tersebut, Tim ASN Peduli Babel berhasil mengumpulkan uang tunai Rp7.350.000.

Didampingi Tim ASN Peduli Babel, Pj Sekda Fery menyerahkan secara langsung tali asih dari ASN Peduli Babel tersebut ke Istri almarhum Raju.

Selain Tim ASN Peduli, ikut mendampingi Pj Sekda ke kediaman istri almarhum Raju Jalan Air Berguruh, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (5/2/2026) tersebut, jajaran Pegawai di Lingkup Dinas Pertanian Babel.

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Sekda Babel Fery Afriyanto mewakili Gubernur Hidayat menyampaikan, kehadirannya bersama sejumlah ASN merupakan bentuk empati dan kebersamaan keluarga besar ASN di lingkungan Pemprov Babel.

“Kami datang untuk menyampaikan tali asih dari kawan-kawan ASN Peduli Bangka Belitung. Mohon kiranya keluarga dapat menerimanya. Ini adalah wujud solidaritas dan kepedulian kami,” ujar Fery.

Ini, katanya, menjadi cerminan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan ASN Pemprov Babel, khususnya dalam memberikan dukungan moril maupun materil kepada keluarga ASN yang sedang berduka.

Ia juga menyampaikan doa dan harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini. 

Selain itu, Pj. Sekda Babel berharap anak-anak almarhum kelak tumbuh menjadi pribadi yang kuat, berakhlak baik, serta mampu meraih masa depan yang lebih baik.

Sementara itu, Yaumil Fitri istri almarhum Raju yang menerima langsung tali asih tersebut, menyampaikan terima kasihnya atas perhatian dan kepedulian yang diberikan Pj Sekda dan ASN Peduli Babel.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pj. Sekda Babel dan seluruh kawan-kawan ASN yang telah hadir, mendoakan, serta memberikan tali asih kepada keluarga kami,” ungkapnya.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: LulusFotografer: LulusEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Pages